Category Archives: General

General

Cek Darah Untuk Ibu Hamil Yang Perlu Dilakukan Agar Bayi Sehat

Published by:

Setiap manusia pasti pernah melakukan tes darah dan mengecek darah untuk kesehatan dirinya sendiri, termasuk para ibu hamil. Tanpa disadari, ternyata cek darah untuk ibu hamil dimasa kehamilan sangat penting bagi kesehatan ibu dan si calon bayi tersebut. Tujuannya adalah agar ibu dan bayi terhindar dari penyakit sampai proses persalinan.

Ada banyak tes darah yang harus dilalui oleh ibu hamil, dan semua itu tentu saja berdasarkan petunjuk dari dokter. Pada masa kehamilan tes ini harus senantiasa dilakukan rutin. Cek darah untuk ibu hamil terdiri untuk antibodi, gula darah, HIV, hepatitis, dan masih banyak lagi. Berikut tes darah yang harus dilakukan!

1. Tes Darah Antibodi

Agar memiliki antibodi yang seimbang saat masa kehamilan, wanita hamil harus melakukan tes darah ini. Tidak hanya bermanfaat untuk menjaga antibodi, pada tes ini juga dilakukan tes terhadap golongan darah dan rhesus darah pada ibu hamil tersebut sehingga dapat mengetahui kondisi darah bayi yang dikandungnya melalui suntikan imunglobulin yang diberikan.

2. Tes Imunitas Mencegah Rubella

Pencegahan rubella penting bagi ibu hamil agar menghindari bayi yang dilahirkan cacat atau tidak sempurna. Sehingga, penting sekali secara rutin melakukan tes darah untuk imunitas. Tidak hanya itu, tes darah bermanfaat mencegah keguguran pada ibu, dan anak yang dilahirkan keadaan sehat. Paling penting ini adalah tes untuk memperkuat kekebalan tubuh.

3. Tes Gula Darah

Tes darah selanjutnya, memeriksa kadar gula darah ibu saat masa kehamilan. Biasanya dokter menyarankan dilaksanakan tes ini saat masa kehamilan 2 bulan. Namun, untuk ibu hamil yang memiliki berat badan gemuk,pemeriksaan gula darah dilakukan lebih awal dan yang memiliki riwayat melahirkan bayi dengan berat lebih 4 kg ikut tes ini.

4. Tes HIV

HIV adalah virus paling ditakuti wanita saat masa kehamilan, alasannya karena virus ini akan menular pada bayi yang dikandungnya tersebut. Oleh karena itu, pemberian suntikan pengendali HIV/AIDS harus rutin diberikan kepada wanita selama masa proses kehamilan hingga melahirkan. Apalagi, kondisi wanita hamil yang mengindap HIV di Indonesia mencapai angka tinggi.

5. Tes Hepatitis B

Tes darah selanjutnya yang sangat bemanfaat bagi wanita hamil adalah pengecekan darah untuk mengetahui apakah sang ibu memiliki riwayat sakit Hepatitis B. Tujuan dari pemeriksaan penyakit ini adalah untuk menjaga bayi yang dikandung sang ibu terhindar dari virus ini, karena penderita akan berujung kepada kematian. Penyakit ini menyerang organ hati.

6. Tes Sifilis

Sifilis adalah penyakit menular yang menyerang ibu dan bayi, yang mana gejala yang paling dominan adalah berawal dari adanya seks yang akan berdampak menimbulkan penyakit menular yang mengerikan. Dampak sifilis adalah kecacatan bayi, berat badan bayi berkurang drastis, dan kelahiran bayi saat melahirkan meninggal, dan penyuntikan harus dilakukan dengan rutin.

7. Tes Anemia

Anemia adalah penyakit kurangnya sel darah merah dalam darah, sehingga dampak yang ditimbulkan, zat besi berkurang saat dimasa kehamilan. Akibatnya, tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga. Kurangnya anemia akan menggangu suplai darah, nutirsi, serta oksigen mengalir kedalam tubuh menjadi berkurang. Jika wanita anemia saat kehamilan maka proses persalinan menjadi sulit.

Oleh karena itu, bagi wanita yang bijak dan cerdas, karena kehamilan adalah bagian anugrah tuhan yang indah, maka sebagai bentuk rasa syukur, harus senantiasa menjaga kehamilan dengan sebaik-baiknya. Semoga tujuh cek darah untuk ibu hamil yang perlu dilakukan agar bayi sehat ini bermanfaat untuk semua ibu di Indonesia. Keep Healthy!

General

Cara Diet Menurunkan Berat Badan Secara Aman

Published by:

Memiliki tubuh yang segar dan ideal merupakan sebuah impian bagi semua kaum wanita. Bagi wanita yang memiliki berat badan berlebih pastinya ingin sekali memiliki tubuh yang ideal. Banyak cara yang bisa dilakukan agar dapat menurunkan berat badan dan memiliki tubuh yang ideal, salah satunya adalah dengan diet. Bagi yang ingin melakukan diet agar bisa menurunkan berat badan dengan aman, berikut adalah beberapa tata cara diet menurunkan berat badan secara aman.

1. Perbanyak Mengonsumsi Sayur

Perlu diketahui bahwa mengonsumsi sayuran seperti salad sebelum makan besar dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Hal tersebut tentunya akan dapat membantu seseorang untuk makan besar dengan porsi yang kecil.

2. Mengurangi Karbohidrat Olahan

Bagi seseorang yang ingin melakukan diet menurunkan berat badan, alangkah baiknya untuk menghindari karbohidrat olahan. Perlu diketahui bahwa karbohidrat olahan ialah jenis karbohidrat yang telah melalui proses pengolahan. Dengan adanya proses pengolahan tersebut, serat dan nutrisi yang terkandung dalam karbohidart banyak yang hilang.

Contoh karbohidrat olahan yang perlu dihindari saat melakukan diet adalah roti tawar, tepung dan pasta. Agar diet berjalan dengan aman, maka seseorang harus mengonsumsi karbohidrat yang alami seperti kentang, wortel, quinoa dan gandum. Makanan-makanan tersebut memiliki banyak kandungan nutrisi dan dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

3. Perbanyak Minum Air

Untuk bisa menjalankan diet menurunkan berat badan secara aman dan cepat maka seseorang harus memperbanyak menginsumsi air putih. Meminum segelas air sebelum makan dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih cepat. Hal tersebut tentunya akan dapat membuat seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori. Selain itu, memperbanyak minum air putih juga dapat menjaga tubuh agar tetap segar dan terhidrasi.

4. Sarapan Tinggi Protein

Perlu diketahui bahwa mengonsumsi banyak protein di pagi hari dapat membuat seseorang terhindar dari keinginan ngemil yang berlebihan. Jadi mulai sekarang sarapanlah dengan mengonsumsi telur dan susu. Mengonsumsi telur dan susu di pagi hari dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

5. Olahraga Ringan Secara Rutin Dan Teratur

Agar diet menurunkan berat badan berjalan lancar dan aman, maka tidak ada salahnya jika selalu melakukan olahraga ringan secara rutin dan teratur. Dengan melakukan olahraga ringan secara rutin dan teratur, maka proses penurunan berat badan akan berjalan secara optimal. Olahraga ringan yang dapat dilakukan misalnya saja berjalan kaki selama 30 menit.

6. Menghindari Minuman Beralkohol

Perlu diketahui bahwa minuman beralkohol merupakan minuman yang mengandung banyak kalori. Kandungan kalori tersebut nantinya dapat membantu proses diet yang sedang dilakukan. Selain itu minuman beralkohol juga dapat membuat tubuh kehilangan banyak mineral penting yang dapat menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi atau kekurangan cairan.

7. Mengonsumsi Lemak Sehat

Biasanya lemak merupakan hal pertama yang harus dihindari dalam melakukan diet.  Namun ternyata ada lemak yang sehat dan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Selain itu lemak sehat juga dapat membantu menurunkan berat badan yang berlebihan. Makanan yang mengandung lemak sehat antara lain kacang-kacangan dan alpukat. Mengonsumsi alpukat dan kacang-kacangan bisa membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

8. Mengurangi Makanan Dan Minuman Manis

Perlu diketahui bahwa makanan dan minuman yang memiliki rasa manis biasanya mengandung pemanis atau gula tambahan. Tak hanya itu saja, makanan dan minuman yang memiliki rasa manis juga tidak mengandung banyak nutrisi. Jadi hindarilah makanan dan minuman yang memiliki rasa manis dari gula buatan, agar diet berjalan dengan lancar.

Itu tadi merupakan beberapa penjelasan tentang cara-cara diet menurunkan berat badan secara aman. Jadi untuk seseorang yang ingin menurunkan berat badan secara aman, langsung saja lakukan cara-cara diatas. Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi buah-buahan setiap hari agar tuuh selalu segar dan bugar.

General

Hujan Mengguyur Indonesia, Waspadai Penyakit Musim Hujan Ini

Published by:

Memasuki musim hujan, banyak jenis penyakit yang bermunculan. Hal ini karena virus yang berkembang dengan cepat di daerah lembab. Apalagi hujan yang terus terjadi belakangan ini membuat perkembangan virus semakin pesat. Tubuh yang memiliki daya imun yang lemah rawan terserang penyakit musim hujan.

Penyakit Yang Umum Saat Musim Hujan Tiba

Maraknya penyakit yang muncul saat musim hujan membuat semua orang waspada. Penyakit musim hujan ini menyerang manusia tanpa kenal usia dan jenis kelamin. System imunisasi yang rendah membuat tubuh rentan terjangkit penyakit. Berikut ini akan dipaparkan jenis penyakit yang umum saat musim hujan tiba.

1. Flu atau Influenza

Flu merupakan salah satu penyakit musim hujan yang sangat umum terjadi. Penyebaran penyakit yang berasal dari virus influenza ini dapat menyebar melalui bersin, bersentuhan langsung dengan benda yang terkontaminasi virus influenza dan batuk.
Walaupun penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya, namun tetap harus diwaspadai penyebarannya. Beberapa orang yang menderita penyakit ini dapat menyebabkan kompilasi dan menimbulkan penyakit lain seperti pneumonia. Penyakit ini tentunya lebih parah dibandingkan penyakit flu.

2. Diare

Penyakit yang umum muncul saat musim hujan tiba adalah penyakit diare. Ciri utama orang yang tejangkit penyakit ini yaitu mengalami masalah saat pembuangan. Feses akan menjadi lebih cair dan terjadi dalam frekuensi yang lebih sering dari biasanya.
Ada beberapa bakteri yang menjadi penyebab penyakit ini diantaranya bakteri E coli, rotavirus, cryptosporidium, shigella dan lain-lain. Diare juga memiliki tingkatan yang beragam, mulai dari yang ringan dan bersifat sementara, bahkan sampai pada tingkat berbahaya.

3. Tipes atau Demam Tifoid

Penyakit yang lumayan berbahaya ini sangat sering muncul saat musim hujan tiba. Tipes atau biasa juga disebut sebagai demam tifoid ini merupakan penyakit menular. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Parathypi.
Jenis penyakit ini bisa menyebar melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi oleh virus Salmonella Parithypi. Penangangan terhadap penyakit tipes harus dilaksanakan secepat mungkin agar tidak menimbulkan kompilasi penyakit lain. Penyakit yang timbul seperti pneumonia, miokarditis, gagal jantung, pleurtis bahkan bisa menyebabkan kematian.

4. DBD atau Demam Berdarah Dengue

Penyakit musim hujan selanjutnya adalah Demam Berdarah Dengue. DBD jenis penyakit menular ini disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Sering disebut sebagai penyakit break-bone, penyakit demam berdarah kadang kala menimbulkan nyeri pada sendi dan otot.
Pada tingkat yang lebih parah, penyakit ini dapat menyebabkan permasalahan yang serius. pendarahan yang sangat serius. Masalah yang sering muncul adalah shock, pendarahan yang sangat serius, dan yang paling berbahaya adalah menghilangkan nyawa.

5. Lepstopirosis atau Kencing Tikus

Penyakit musim hujan yang terkenal dengan nama kencing tikus ini sangat sering terjadi pada musim hujan khususnya di indonesia. Kencing tikus muncul karena adanya bakteri Leptospira Interrogans yang berbentuk spiral. Seseorang yang terjangkit penyakit ini karena sering menyentuh air atau tanah yang basah atau lembab.
Selain itu, terkena urin binatang yang sudah terjangkit bakteri Leptospira Interrogans juga akan membuat orang tersebut menderita penyakit ini. Binatang yang sering menularkan penyakit ini yaitu tikus, sapi, anjing, babi, hewan amfibi dan repti. Gejala umum dari penyakit ini adalah, sakit kepala disertai demam tinggi, mual, menggigil, sakit perut, dan mata merah.

6. Malaria

Penyakit musim hujan yang terakhir adalah malaria. Jenis penyakit yang berbahaya ini disebabkan oleh nyamuk yang menularkan parasite plasmodium kepada manusia. Malaria banyak terjadi pada musim hujan dan akan tetap berlanjut meskipun musim hujan behenti. Penyakit ini jika tidak ditangani dapat menghilangkan nyawa penderitanya.

Itulah beberapa penyakit musim hujan yang umum terjadi saat musim hujan tiba, khususnya di Indonesia. Meningkatkan system imunisasi tubuh menjadi salah satu kunci agar tidak terjangkit penyakit ini. Selain itu, menjaga kebersihan rumah juga merupakan usaha yang sangat baik untuk menghindari penyakit.

General

Tips Diet Untuk Penderita Tekanan Darah Rendah Dan Pengaturan Pola Hidup

Published by:

Tekanan darah rendah sering disebut dengan Hipotensi yang merupakan istilah medis dari tekanan darah rendah. Faktor yang menyebabkan Hipotensi adalah memiliki darah rendah dalam tubuhnya dan sering mengkonsumsi obat obatan serta kondisi tubuh yang lemah. Bagi penderita darah rendah ada yang memiliki badan yang kurang ideal sehingga mengganggu penampilan. Ada beberapa tips diet untuk penderita tekanan darah rendah atau Hipotensi.

1. Waktu Tidur Yang Cukup

Tubuh manusia sekuat apapun membutuhkan istirahat apalagi yang memiliki hipotensi. Waktu tidur yang tepat bagi penderita tekanan darah rendah yaitu 7 jam atau 8 jam. Dengan tidur yang cukup tubuh akan terasa segar dan dapat menjalani kegiatahn sehari hari. Diet untuk penderita tekanan darah rendah sangat penting tidur yang cukup sehingga badan tidak terlihat lesu.

2. Olahraga Teratur

Untuk melakukan diet memang harus berolahraga agar mengeluarkan keringat sehingga segala penyakit dalam tubuh akan keluar. Olahraga harus teratur dalam seminggu lakukan 3 atau 4 kali melakukan olahraga agar badan terasa enteng. Beberapa olahraga yang dapat dilakukan yaitu jogging, angkat beban, renang, bersepeda, badminton dan lain sebagainya. Meskipun melakukan diet makan jika tidak berolahraga penyakit akan mengendap karena makanan yang dikonsumsi.

3. Pola Makan

Pola makan yang baik dengan mengatur seberapa banyak makanan yang masuk ke tubuh. Makan dengan porsi yang sedikit namun teratur. Diet bukan berarti tidak makan akan menyebabkan penyakit karena perut perlu diisi dengan teratur. Bagi penderita tekana darah rendah jangan mengkonsumsi kalori yang berlebih agar diet juga berhasil. Ada banyak makanan yang tak boleh dikonsumsi hipotensi yaitu timun, belimbing, kiwi, air kelapa, alkohol, kedelai, bawang putih, seledri, buncis dan sebagainya.

4. Mengkonsumsi Buah Buahan

Buah buahan sangat banyak vitamin yang terkandung sehingga membuat diet menjadi sehat. Setiap hari mengkonsumsi buah buahan tidak masalah bagi orang yang sedang diet. Namun diatur dalam sehari makan 2 buah saja sesuatu yang berlebihan akan menyebabkan sakit juga. Ada beberapa buah yang perlu dihindari penderita tekanan darah rendah yaitu belimbing, kiwi, pisang, jeruk dan sebagainya.

5. Minum Air Putih Yang Cukup

Air putih sangat baik bagi tubuh dalam kondisi apapun baik sehat maupun lemas. Diet yang mengkonsumsi air putih akan merasa kenyang sehingga untuk makan yang terlalu banyak tidak sanggup. Sehingga berat badan akan cepat turunnya. Konsumsi air putih 8 hingga 10 gelas per hari yang membuat metabolisme lancar dan bersih. Jika kurang sanggup sehari minum 8 gelas bisa dimulai dengan 5 gelas lalu melakukan peningkatan dihari esoknya.

6. Hindari Stress

Pikiran seseorang mempengaruhi mood tubuh sesuai apa yang dipikirkan. Jika pikirannya sehat bahagia tubuh pun akan menyambut hari dengan baik. Begitupun sebaliknya pemikiran yang sedang kacau akan membuat tubuh tak bersemangat. Untuk menghindari stress ada baiknya menghibur diri seperti refreshing dan melakukan sesuatu yang diri sukai. Adanya pikiran positif hari hari akan menyenangkan dan diet berhasil.

Beberapa tips diet untuk penderita tekanan darah rendah bisa dilakukan agar dietnya berhasil. Diet bukanlah hal yang mudah harus menahan segala kebiasaan buruk menjadi lebih baik. Dengan mengatur pola makan membuat tubuh mencerna makanan yang baik baik dan tepat waktu. Berolahraga agar selalu sehat tidak ada salahnya. Konsumsi buah buahan sebagai pengganti cemilan junk food sehingga diet menjadi sehat. Ada pantangan beberapa makanan untuk tekanan darah rendah agar sehat dalam melakukan diet.